Evolusi Inovasi STEM SMAN 6 Bandung: Dari Pameran Smart Watering System hingga Pengembangan Keran Air Pintar Berbasis IoT bersama SEAQIS
· SMAN 6 Bandung

Bandung — Kolaborasi edukatif antara SMAN 6 Bandung dan SEAQIS (SEAMEO QITEP in Science) dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) terus melangkah maju. Setelah sukses menyita perhatian di kancah internasional melalui purwarupa Smart Watering System, kini fokus para siswa beralih pada proyek teknologi lingkungan terbaru berupa Retrofit Faucet, yakni konversi keran air konvensional menjadi sistem keran pintar berbasis Internet of Things (IoT).
Sebelumnya, proyek Smart Watering System yang menggunakan metode pengairan top-down telah mencapai puncaknya pada sebuah pameran bergengsi di Gedung SEAQIS. Karya tersebut menjadi sorotan utama karena dihadiri dan disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Brunei Darussalam sekaligus Presiden Dewan SEAMEO, Yang Berhormat Datin Seri Setia Dr. Hajah Romaizah binti Haji Md Salleh. Pameran tersebut menjadi garis akhir yang manis bagi proyek sistem pengairan, sekaligus membuka jalan bagi tantangan baru.
Melanjutkan momentum tersebut, pendampingan intensif dari SEAQIS kini diarahkan pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada krisis dan konservasi air global. Melalui proyek Retrofit Faucet, siswa SMAN 6 Bandung ditantang untuk merancang alat yang dapat memodifikasi keran-keran manual menjadi keran otomatis bersensor. Alat ini akan memutus aliran air secara presisi ketika tidak digunakan, sehingga secara signifikan menekan angka pemborosan air bersih.
Proyek perakitan dan pemrograman sensor IoT ini dilebur ke dalam pembelajaran intrakurikuler pada mata pelajaran Informatika dan Matematika. Pendekatan ini memungkinkan siswa untuk langsung mengaplikasikan logika pemrograman, perhitungan debit air, hingga analisis efisiensi ke dalam penyelesaian masalah di dunia nyata, alih-alih sekadar menyelesaikan soal di atas kertas.
Peran Sentral SEAQIS dalam Membangun Ekosistem Sains
Keberlanjutan inovasi di SMAN 6 Bandung ini sangat lekat dengan peran SEAQIS (SEAMEO Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel in Science). Sebagai lembaga di bawah payung organisasi menteri-menteri pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO) dan bernaung di bawah Kemendikbudristek Republik Indonesia, SEAQIS bertugas meningkatkan kompetensi pendidik dan kualitas pendidikan sains di kawasan Asia Tenggara.
Dengan markas besarnya yang berlokasi di Bandung, SEAQIS secara aktif memberikan pelatihan dan pendampingan implementasi STEM langsung ke sekolah-sekolah. Melalui kolaborasi jangka panjang ini, SMAN 6 Bandung tidak hanya sekadar mengikuti tren teknologi, tetapi berhasil membentuk ekosistem belajar yang mendorong siswanya menjadi inovator muda penyelesai masalah lingkungan.