Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung Sabet Juara Hackathon Rumah Pendidikan 2025 Lewat Inovasi Berbasis AI

· SMAN 6 Bandung

Tim Sangkuriang SMAN 6 Bandung Sabet Juara Hackathon Rumah Pendidikan 2025 Lewat Inovasi Berbasis AI

Jakarta — Prestasi membanggakan di tingkat nasional kembali diraih oleh perwakilan Jawa Barat. Tim Sangkuriang dari SMAN 6 Bandung sukses keluar sebagai pemenang dalam ajang bergengsi Hackathon Rumah Pendidikan 2025 untuk jenjang SMA/sederajat. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi pendidikan dapat terwujud melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

Keberhasilan ini digawangi oleh sinergi luar biasa dari para pendidik SMAN 6 Bandung. Tim Sangkuriang beranggotakan tiga guru dari disiplin ilmu yang berbeda: Tonny Hidayat P. sebagai Guru Informatika, Najmia Rahma sebagai Guru Kimia, dan Yeni Rahmadhani sebagai Guru Biologi/PKWU. Melalui kolaborasi tersebut, mereka berhasil menciptakan dua media pembelajaran inovatif berbasis sains yang memukau dewan juri, yaitu Biogarda Nusantara dan Green Chem Saga.

Menariknya, proses pengembangan kedua mahakarya pembelajaran ini hanya memakan waktu kurang lebih satu minggu. Efisiensi waktu yang luar biasa ini dimungkinkan oleh pemanfaatan optimal perangkat kecerdasan buatan, khususnya Canva AI dan Gemini.

Perwakilan tim, Tonny Hidayat, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak hingga mampu mengharumkan nama Jawa Barat. Ia menyoroti bagaimana AI telah mendobrak batasan teknis yang selama ini sering menjadi hambatan bagi para guru dalam berinovasi. Proses pembuatan media interaktif yang biasanya terbentur oleh kerumitan teknis coding dan pengembangan aplikasi, kini menjadi jauh lebih mudah dan inklusif.

“AI sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk membantu proses pembelajaran,” ujar Tonny. Ia menambahkan bahwa dengan kehadiran AI, peran guru kini bertransformasi menjadi seorang arsitek pembelajaran seutuhnya, yang bebas merancang pengalaman belajar terbaik tanpa harus dibatasi oleh kendala penguasaan bahasa pemrograman.

Kemenangan Tim Sangkuriang diharapkan dapat menjadi katalis inspirasi bagi dunia pendidikan. Tonny mengajak seluruh pendidik maupun peserta didik untuk tidak ragu mengeksplorasi hal-hal baru. Keberhasilan Biogarda Nusantara dan Green Chem Saga membuktikan bahwa ketika pendidik berani mengintegrasikan teknologi ke dalam ruang kelas, mereka tidak hanya menciptakan alat bantu ajar, melainkan membuka gerbang masa depan pendidikan yang lebih kreatif dan tanpa batas.